Harapan Pupus, Indonesia Kalah Tipis dari Irak di Kualifikasi Piala Dunia!

Table of Contents
Harapan Pupus, Indonesia Kalah Tipis dari Irak di Kualifikasi Piala Dunia!


Mimpi Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 harus kembali tertunda. Skuad Garuda takluk di tangan Irak dalam laga kualifikasi yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Minggu (12/10/2025), dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini tentu menjadi pil pahit bagi Timnas yang telah berjuang keras.

Babak Awal: Indonesia Berinisiatif Menyerang

Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup tenang. Kedua tim tampak berhati-hati, saling menjajaki kekuatan lawan. Namun, perlahan Indonesia mulai berani mengambil inisiatif serangan. Umpan-umpan panjang dicoba untuk membongkar pertahanan Irak, mengandalkan kecepatan para pemain depan.

Peluang Zijlstra dan Reijnders Belum Membuahkan Hasil

Di menit ke-13, Mauro Zijlstra nyaris membawa Indonesia unggul. Sayangnya, sontekannya memanfaatkan umpan silang hanya menghasilkan sepak pojok. Zijlstra kembali mendapat peluang melalui sundulan dari sepak pojok tersebut, namun bola hanya melenceng tipis dari gawang. Eliano Reijnders pun tak ketinggalan mencoba peruntungannya. Pada menit ke-32, ia melepaskan tembakan keras usai menerima umpan tarik dari Thom Haye, namun belum mampu merobek gawang Irak.

Verdonk Terima Kartu Kuning

Jelang akhir babak pertama, tensi pertandingan mulai meningkat. Calvin Verdonk, yang baru bergabung dengan Timnas Indonesia, harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran terhadap Kevin Enkido William dalam perebutan bola. Kartu kuning ini menjadi peringatan bagi Verdonk untuk lebih waspada.

Babak Kedua: Irak Balik Menekan

Memasuki babak kedua, Indonesia berusaha keras untuk menekan pertahanan Irak. Namun, kokohnya lini belakang Irak membuat Garuda kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Umpan-umpan panjang yang dilancarkan seringkali berhasil dipatahkan oleh barisan pertahanan lawan.

Blunder Ridho Jadi Petaka, Gol Zidane Iqbal Bawa Irak Unggul

Petaka bagi Indonesia hadir di menit ke-75. Rizky Ridho melakukan kesalahan fatal saat mengontrol bola di area pertahanan sendiri. Bola berhasil direbut oleh pemain Irak dan dengan cepat diumpankan kepada Zidane Iqbal yang berdiri bebas di depan gawang. Tanpa ampun, Iqbal melepaskan tembakan keras yang tak mampu diantisipasi oleh kiper Maarten Paes. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Irak. "Ini adalah kesalahan yang sangat disayangkan. Kami akan belajar dari ini dan bekerja lebih keras lagi," ungkap Shin Tae-yong, Pelatih Timnas Indonesia, usai pertandingan.

Irak Bermain dengan 10 Pemain di Injury Time

Di masa injury time, Irak harus bermain dengan 10 pemain setelah Zaid Tahseen Hantoosh mendapatkan kartu kuning kedua akibat melanggar Kevin Diks. Keunggulan jumlah pemain ini seharusnya bisa dimanfaatkan Indonesia untuk mencetak gol penyeimbang. Namun, rapatnya pertahanan Irak membuat upaya para pemain Garuda selalu gagal. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 0-1 untuk kemenangan Irak.

Susunan Pemain

Irak: Jalal Hassan; Hussein Haydar Ali, Zaid Tahseen Hantoosh, Munaf Younous, Merchias Ghazi Salih; Ibrahim Bayesh, Amir Fouad, Bashar Resan, Kevin Enkido William; Sherko Kareem, Mohanad Ali.

Indonesia: Maarten Paes: Jay Idzes, Rizky Ridho, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Dean James; Joey Pelupessy (Ramadhan Sananta), Thom Haye, Ricky Kambuaya (Ragnar Oratmangoen 46'), Eliano Reijnders (Miliano Jonathans 65') ; Mauro Zijlstra (Ole Romeny).

Statistik Pertandingan

* Penguasaan bola: Irak 52%, Indonesia 48% * Tembakan ke arah gawang: Irak 4, Indonesia 2 * Tembakan melenceng: Irak 6, Indonesia 5 * Sepak pojok: Irak 5, Indonesia 4 * Pelanggaran: Irak 15, Indonesia 12 * Kartu kuning: Irak 2, Indonesia 1

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi Timnas Indonesia. Semangat juang yang ditunjukkan oleh para pemain tetap layak diapresiasi. "Kami akan terus berbenah dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya," tegas Shin Tae-yong. Di sisi lain, kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Irak untuk melangkah lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan strategi yang matang dan performa yang solid, Irak berpeluang besar mengamankan tempat di putaran final. Kekalahan tipis ini menunjukkan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk bersaing di level internasional. Peningkatan kualitas individu pemain dan pembenahan taktik menjadi krusial untuk menghadapi laga-laga berikutnya.

Hendra Jaya
Hendra Jaya Saya Hendra Jaya, penulis berita teknologi yang senang berbagi tren digital, inovasi, dan perkembangan dunia startup.