Investasi Surat Berharga Negara? Ini Keuntungan dan Cara beli SBN!

Daftar Isi

Ingin investasi Surat Berharga Negara atau SBN tapi tidak tahu keuntungan dan cara belinya?


Surat Berharga Negara atau yang biasa disingkat SBN adalah salah satu instrumen investasi terdiri dari diantaranya Obligasi Negara, Obligasi Seri FR, Obligasi Seri Indon, lalu Obligasi Negara Ritel (ORI), serta Sukuk Ritel yang merupakan surat berharga negara yang menganut asas atau prinsip syariah. Surat Berharga Negara sendiri diterbitkan dikarenakan banyak hal, misalnya untuk menutup defisit anggaran dari APBN. Melalui penerbitan SBN maka artinya pemerintah meminjam dana dari para investor untuk menutup defisit dari APBN. 

Investasi Surat Berharga Negara? Ini Keuntungan dan Cara beli SBN!


Lalu, Apa Saja Keuntungan Beli atau Investasi Surat Berharga Negara? 


1. Tingkat risiko dari investasi ini rendah.


Kenapa bisa dikatakan rendah? Karena dalam hal ini investasi kita sama saja dijamin oleh negara. Selain itu para investor akan mendapatkan kupon atau bunga atau bagi hasil dari modal yang ditempatkan atau yang digunakan untuk membeli surat berharga negara itu sendiri setiap bulan maupun periode waktu lainnya yang telah ditentukan. 

2. Bunga atau kupon atau bagi hasil lebih tinggi


Pada investasi ini, kupon yang dibagikan kepada para investor biasanya lebih tinggi daripada investasi pada instrumen lain seperti deposito.Walaupun besarnya kupon yang dibagikan berbeda-beda pada setiap jenis Surat Berharga Negara. 

3. Pajak lebih rendah


Nah salah satu keuntungan lainnya dri investasi SBN sendiri adalah pajak yang ditanggung oleh investor lebih rendah di banding investasi lainnya. Bila dibandingkan dengan deposito yang besar bagi hasilnya 20%, Surat berharga negara biasanya pajaknya hanya 15% dari bagi hasil atau kupon yang diterima oleh investor.

4. Dapat digunakan untuk digadaikan


Jika anda butuh dana dengan cepat , anda tidak perlu menjual SBN yang anda miliki, namun anda dapat menggadaikan SBN ini di pegadaian. 

5. Tidak terkena fluktuasi pasar.


Berbeda dengan instrumen lain seperti saham, instrumen ini tidak terpengaruh dengan fluktuasi pasar.


Bagaimana cara membeli Surat Berharga Negara? 


Pembelian Surat Berharga Negara biasanya menggunakan jasa distribusi baik Bank maupun Fintech yang telah ditunjuk oleh Negara. Seperti contohnya saat pemerintah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBR) ritel seri 003, pemerintah telah menunjuk mitra distribusi diantaranya adalah BCA, Bank Permata, BNI, Bank Mandiri, BRI, Danareksa, Investree, Tanamduit serta juga Bareksa. 

Untuk proses pembeliannya saat ini telah menggunakan sistim online, sistem elektronik MiDis. Setelah itu calon investor akan mendapatkan nomor SID atau single investor identification serta rekening rekening surat berharga negara melalui sistem pemesanan online. 

Setelah calon investor memiliki nomor SID, selanjutnya adalah melalkukan pemesanan SBN melalui sistem Midis dan mendapatkan kode pembayaran. Kode pembayaran ini digunakan untuk membayar atau untuk menyetorkan dana sejumlah SBN yang telah dibeli kepada mitra yang telah ditunjuk. Setelah itu investor akan mendapat nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan juga menerima bukti konfirmasi kepemilikan SBN. 

Namun jika rekan-rekan masih bingung untuk melakukan pembelian, rekan-rekan dapat menghubungi mitra distribusi yang telah ditunjuk oleh negara agar dibantu dalam pembelian SBN itu sendiri.