Aksi di Depan DPR Berlanjut, Lalu Lintas ke Cawang Lumpuh Total!

Table of Contents
Aksi di Depan DPR Berlanjut, Lalu Lintas ke Cawang Lumpuh Total!


Aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, masih berlanjut hingga malam hari. Akibatnya, lalu lintas di sekitar Cawang mengalami kelumpuhan. Untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut, sejumlah gerbang tol dalam kota ditutup sementara. Situasi ini memaksa para pengendara mencari jalur alternatif di tengah kemacetan yang melanda.

Penutupan Gerbang Tol Dalam Kota

Langkah penutupan gerbang tol ini diambil sebagai respons cepat untuk mencegah meluasnya massa demonstran ke area tol, yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan peningkatan eskalasi di lokasi demonstrasi.

Pengumuman Jasa Marga

PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui pengumuman di akun media sosial resminya, memberitahukan penutupan sementara delapan gerbang tol yang mengarah ke Cawang. Pengumuman itu disampaikan pada Minggu, 31 Agustus 2025, pukul 01.47 WIB.

"Akses masuk GT Angke 2, GT Jelambar 2, GT Tomang, GT Tanjung Duren, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Semanggi 1 dan GT Semanggi 2 arah Cawang ditutup sementara," demikian bunyi pernyataan resmi dari Jasa Marga. Pengguna jalan tol diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan yang terjadi.

Alasan Penutupan

Penutupan gerbang tol ini menjadi langkah preventif untuk mengamankan jalur tol dari potensi gangguan yang disebabkan aksi demonstrasi. Sempat dilaporkan, massa demonstran memasuki area tol, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

"Prioritas utama kami adalah keselamatan dan keamanan pengguna jalan. Penutupan ini bersifat sementara hingga situasi kembali kondusif," ujar juru bicara Jasa Marga. Penutupan ini juga bertujuan mencegah kepadatan lalu lintas yang lebih parah di dalam kota, mengingat dampak signifikan demonstrasi terhadap arus lalu lintas di jalan-jalan arteri.

Situasi Terkini di Lokasi Demonstrasi

Dari pantauan di lokasi, massa masih bertahan di sekitar gedung DPR/MPR hingga larut malam. Aksi unjuk rasa yang dimulai sejak siang hari belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Kehadiran Massa di Sekitar DPR/MPR

Ribuan demonstran masih memadati Jalan Gatot Subroto, tepat di depan gerbang utama gedung DPR/MPR. Mereka menyuarakan berbagai tuntutan terkait kebijakan pemerintah dan legislatif. Orasi terus bergema dari mobil komando, sementara sebagian demonstran menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

"Kami akan terus berada di sini sampai tuntutan kami didengar dan dipenuhi," tegas seorang orator dari atas mobil komando. Sejumlah elemen masyarakat dari berbagai daerah juga dilaporkan turut serta dalam aksi demonstrasi ini.

Kondisi Lalu Lintas

Imbas dari aksi demonstrasi dan penutupan gerbang tol, lalu lintas di sekitar kawasan Cawang dan jalan-jalan alternatif macet parah. Kendaraan mengular hingga beberapa kilometer, membuat para pengendara terjebak dalam antrean panjang.

Seorang pengguna jalan mengeluhkan waktu tempuh yang meningkat drastis. "Biasanya dari Slipi ke Cawang hanya butuh waktu 30 menit, tapi sekarang sudah lebih dari dua jam dan belum sampai juga," keluhnya. Pengendara diimbau untuk menghindari kawasan Cawang dan mencari rute alternatif jika memungkinkan.

Tindakan Pengamanan

Aparat kepolisian dan TNI meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi demonstrasi untuk menjaga ketertiban dan mencegah tindakan anarkis. Barikade polisi dipasang di sejumlah titik strategis untuk menghalau massa demonstran agar tidak memasuki area gedung DPR/MPR.

"Kami mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi ini. Kami mengimbau kepada para demonstran untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai," ujar Kombes Pol. Agus Suprianto, Kapolres Jakarta Pusat.

Sempat terjadi ketegangan antara aparat keamanan dan demonstran ketika massa mencoba menerobos barikade. Polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang mulai bertindak anarkis. Meskipun begitu, massa demonstran tetap bertahan di lokasi dan terus menyampaikan tuntutan mereka.

Situasi terkini menunjukkan bahwa aksi demonstrasi masih akan berlanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Cawang dan mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan parah. Sementara itu, Jasa Marga masih memberlakukan penutupan gerbang tol hingga situasi kembali kondusif. Perkembangan situasi akan terus dipantau dan informasi terbaru akan disampaikan secara berkala. Diharapkan, aksi demonstrasi berlangsung damai dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Hendra Jaya
Hendra Jaya Saya Hendra Jaya, penulis berita teknologi yang senang berbagi tren digital, inovasi, dan perkembangan dunia startup.