Audero Cedera, Laga Como vs Cremonese Berakhir Dramatis!
Stadio Giuseppe Sinigaglia menjadi saksi bisu drama sepak bola pada Sabtu (27/9/2025) ketika Como menjamu Cremonese. Laga pekan kelima Serie A ini berakhir imbang 1-1, namun diwarnai berbagai kejadian menarik, mulai dari gol cepat, kartu merah kontroversial, hingga perjuangan alot kedua tim mendulang poin.
Audero Cedera Mendadak, Silvestri Amankan Gawang Cremonese
Kabar kurang sedap menghampiri Cremonese sebelum peluit kick-off berbunyi. Kiper andalan mereka, Emil Audero, mengalami cedera saat pemanasan. Masalah pada ototnya membuat Audero terpaksa absen dan posisinya digantikan oleh Marco Silvestri. Tentu saja, absennya Audero menjadi kerugian bagi Cremonese, mengingat perannya yang krusial di bawah mistar. "Kehilangan Emil tentu saja sangat disayangkan, tapi kami percaya pada kualitas Silvestri," ujar salah satu staf pelatih Cremonese sebelum pertandingan.
Jalannya Pertandingan: Jual Beli Serangan yang Intens
Sejak awal, pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Como, dengan dukungan penuh suporter di kandang, langsung tampil menekan. Cremonese tak tinggal diam dan mencoba membalas melalui serangan balik cepat. Kedua tim saling melancarkan serangan, menciptakan atmosfer pertandingan yang menegangkan.
Como Unggul Duluan Melalui Gol Nico Paz
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-32. Nico Paz berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan tarik dari Jesus Rodriguez. Tanpa ampun, Paz melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Silvestri. Gol ini membakar semangat Como dan membuat publik tuan rumah bersorak kegirangan. Keunggulan 1-0 Como bertahan hingga turun minum.
Baschirotto Samakan Kedudukan di Babak Kedua
Di babak kedua, Cremonese meningkatkan intensitas serangan mereka. Strategi ini membuahkan hasil di menit ke-69. Federico Baschirotto sukses menyundul bola sepak pojok Franco Vazquez, membuat skor imbang 1-1. Gol ini menghidupkan kembali harapan Cremonese untuk meraih kemenangan. "Kami tidak menyerah setelah tertinggal. Gol Baschirotto menunjukkan semangat juang tim ini," kata kapten Cremonese, Matteo Bianchetti, usai laga.
Rodriguez Kartu Merah, Cremonese Gagal Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain
Momentum pertandingan berubah di menit ke-82. Jesus Rodriguez, pemberi assist untuk gol Como, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran keras yang ditinjau VAR. Dengan unggul jumlah pemain, Cremonese berusaha menekan dan mencetak gol kemenangan. Namun, pertahanan solid Como dan kurangnya kreativitas di lini tengah membuat Cremonese kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah. Beberapa peluang emas pun gagal dimanfaatkan dengan baik.
Hasil Akhir dan Posisi di Klasemen Serie A
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil imbang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Cremonese di Serie A musim ini. Namun, mereka gagal naik ke puncak klasemen dan harus puas berada di posisi kelima dengan 9 poin. Sementara itu, Como berada di peringkat ketujuh dengan 8 poin. Kedua tim menyadari perlu kerja keras lebih lanjut untuk meraih hasil maksimal di pertandingan mendatang. "Kami kecewa karena tidak bisa memenangkan pertandingan ini, terutama setelah unggul jumlah pemain. Kami harus belajar dari kesalahan ini dan tampil lebih baik di laga berikutnya," ujar pelatih Cremonese, Giovanni Stroppa, dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Como 1907: Jean Butez; Stefan Posch, Diego Carlos, Jacobo Ramon, Alex Valle; Maximo Perrone, Sergi Roberto; Nicolas Kuhn, Nico Paz, Jesus Caraballo; Anastasios Douvikas.
Cremonese: Marco Silvestri; Matteo Bianchetti, Federico Baschirotto, Fillippo Terracciano; Giuseppe Pezzella, Alberto Grassi, Martin Payero, Warren Bondo, Alessio Zerbin; Dennis Johnsen, Federico Bonazzoli.