Kisah Inspiratif, Presiden SMU Ukir Prestasi di Sustainability Impact Awards 2025!
Presiden SMU Raih Penghargaan di Sustainability Impact Awards 2025!
Prof. Lily Kong, Presiden Singapore Management University (SMU), baru saja menerima penghargaan bergengsi sebagai Impact Leader of the Year di ajang Sustainability Impact Awards 2025. Acara ini diselenggarakan oleh The Business Times dan UOB sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Prof. Kong dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh aspek kegiatan di SMU.
Pengakuan atas Kepemimpinan Berkelanjutan
Penghargaan Impact Leader of the Year menjadi bukti nyata atas komitmen dan dedikasi Prof. Lily Kong dalam mendorong praktik berkelanjutan di lingkungan akademik dan sekitarnya. Ia dinilai berhasil memadukan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam pendidikan, penelitian, operasional universitas, serta pengabdian kepada masyarakat.
Ucapan Terima Kasih dan Motivasi dari Prof. Kong
Dalam pidato penerimaannya, Prof. Kong menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kolega, mahasiswa, dan mitra SMU atas dukungan dan kolaborasi mereka dalam mewujudkan visi keberlanjutan. "Keberlanjutan bukan sekadar tren, melainkan etika yang harus tertanam dalam cara kita hidup," ujarnya, seperti dikutip dari keterangan resmi SMU pada Selasa (30/9/2025). Ia menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan upaya pelestarian lingkungan di masa depan.
Awal Mula Ketertarikan pada Keberlanjutan
Rupanya, ketertarikan Prof. Kong terhadap isu-isu keberlanjutan sudah tumbuh sejak masa kecil. Pengalaman hidup dalam keluarga yang menerapkan prinsip hemat dan efisien dalam penggunaan sumber daya menjadi fondasi awal kesadarannya akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Pengalaman Masa Kecil sebagai Pembentuk Nilai Keberlanjutan
Prof. Kong berbagi cerita tentang bagaimana keluarganya terbiasa menghemat barang-barang sehari-hari, seperti membagi tisu agar tidak terbuang percuma, serta mendaur ulang botol dan pakaian bekas. Kebiasaan sederhana ini, menurutnya, menanamkan nilai-nilai keberlanjutan dalam dirinya sejak dini.
Pengaruh Studi Geografi dan Inspirasi dari Karya Klasik
Studi geografi yang ditempuhnya di bangku kuliah semakin memperdalam pemahaman Prof. Kong tentang isu-isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Ia juga mengaku terinspirasi oleh karya-karya klasik seperti "Silent Spring" karya Rachel Carson dan "A Sand County Almanac" oleh Aldo Leopold. Buku-buku tersebut menekankan pentingnya kesadaran ekologis dan perlunya pendekatan holistik dalam menjaga keseimbangan alam. "Karya-karya tersebut menegaskan keyakinan saya bahwa keberlanjutan bukan sekadar solusi teknis, tetapi harus berakar pada nilai, budaya, dan etika kepedulian," jelasnya.
Keberlanjutan sebagai Prioritas Strategis di SMU
Keyakinan kuat terhadap pentingnya keberlanjutan mendorong Prof. Kong untuk menjadikan isu ini sebagai salah satu prioritas strategis SMU sejak awal kepemimpinannya. Bahkan di tengah tantangan pandemi Covid-19, ia tetap berkomitmen untuk menjadikan "Sustainable Living" sebagai salah satu pilar utama pengembangan universitas.
Sustainability Blueprint 2022: Peta Jalan Keberlanjutan SMU
Sebagai wujud komitmen tersebut, SMU meluncurkan Sustainability Blueprint pada tahun 2022. Dokumen ini merupakan peta jalan komprehensif yang melibatkan seluruh komunitas kampus dalam upaya menghijaukan lingkungan, mendorong riset di bidang keberlanjutan, serta membangun komunitas yang peduli terhadap isu-isu lingkungan. "Sustainability Blueprint menjadi panduan bagi kami untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek kegiatan universitas," kata Prof. Kong.
Visi SMU 2030: Keberlanjutan sebagai Fondasi Utama
Visi SMU 2030 semakin mempertegas komitmen universitas terhadap keberlanjutan. Dalam visi tersebut, keberlanjutan diposisikan sebagai fondasi yang menghubungkan seluruh aspek pendidikan, penelitian, operasional, dan kehidupan kampus. Dengan demikian, SMU berupaya untuk tidak hanya menjadi pusat unggulan dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam praktik-praktik berkelanjutan.
Pencapaian Gemilang SMU di Bidang Keberlanjutan
Sejak diluncurkannya Sustainability Blueprint, komunitas SMU telah mencatat berbagai pencapaian membanggakan di bidang keberlanjutan. Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.
Sertifikasi Green Mark Platinum untuk Seluruh Kampus
Salah satu pencapaian yang patut diapresiasi adalah keberhasilan seluruh kampus SMU meraih sertifikasi Green Mark Platinum dari Building and Construction Authority (BCA) Singapura. Sertifikasi ini merupakan pengakuan atas komitmen SMU dalam menerapkan prinsip-prinsip desain dan konstruksi bangunan yang ramah lingkungan. Bahkan, salah satu gedung di kampus SMU telah meraih sertifikasi Zero Energy Building, sementara gedung lainnya meraih sertifikasi Super Low Energy Building.
Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan Volume Sampah yang Signifikan
Selain itu, SMU juga berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan. Pada tahun 2024, emisi gas rumah kaca kategori Scope 2 berhasil ditekan hingga 40% dibandingkan tahun dasar 2006. Upaya-upaya efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan menjadi kunci keberhasilan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Di samping itu, volume sampah yang dibuang per individu juga mengalami penurunan sebesar 37% dibandingkan tahun 2019. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat kampus dalam mengurangi sampah dan mendaur ulang semakin meningkat.
Ke depan, SMU berencana untuk terus meningkatkan upaya-upaya keberlanjutan melalui berbagai inisiatif, termasuk pengembangan kurikulum yang berfokus pada isu-isu lingkungan, peningkatan investasi dalam riset di bidang keberlanjutan, serta pengembangan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan visi kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penghargaan Impact Leader of the Year yang diraih Prof. Lily Kong diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi universitas lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.