Ratusan Ribu Pelajar SMA-SMK Sudah Ambil Langkah Besar Ini, Kamu Termasuk?

Table of Contents
Ratusan Ribu Pelajar SMA-SMK Sudah Ambil Langkah Besar Ini, Kamu Termasuk?


Gelombang Pendaftaran TKA 2025: Ratusan Ribu Pelajar Bersiap Masuk PTN!

Ratusan ribu siswa SMA dan SMK di seluruh pelosok Indonesia tengah bersemangat mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025. Bagi mereka yang bercita-cita melanjutkan studi ke perguruan tinggi, persiapan matang menjadi kunci utama. Antusiasme para pelajar ini tercermin dari data pendaftaran yang terus meningkat. Sudahkah Anda menjadi bagian dari gelombang besar ini?

Rekap Terkini Pendaftaran TKA 2025

Semangat tinggi para pelajar SMA dan SMK untuk mengikuti TKA 2025 terlihat jelas dari lonjakan angka pendaftaran. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat, hingga 3 September 2025 pukul 15.00 WIB, lebih dari 330 ribu siswa telah resmi terdaftar. Tepatnya, angka menakjubkan 337.456 pelajar telah mengambil langkah penting ini. Data ini mengindikasikan pemahaman yang semakin mendalam tentang pentingnya TKA sebagai salah satu faktor penentu gerbang menuju perguruan tinggi impian.

Peran Sekolah dalam Meningkatkan Partisipasi

Tingginya angka pendaftaran TKA 2025 tak lepas dari peran serta aktif sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Lebih dari 4.400 satuan pendidikan telah mendaftarkan siswanya dalam program ini. Tepatnya, 4.416 sekolah dari berbagai jenjang: 2.517 SMA, 3 SMAgK (Sekolah Menengah Agama Kristen), 3 SMTK (Sekolah Menengah Teologi Kristen), 1 SMAK (Sekolah Menengah Agama Katolik), 1.798 SMK, 93 PKBM/SKB (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/Sanggar Kegiatan Belajar), dan 1 SLB. Seorang pejabat Kemendikdasmen mengungkapkan bahwa partisipasi aktif dari sekolah-sekolah adalah kunci utama kesuksesan pelaksanaan TKA. Sekolah memainkan peran vital dalam menyebarkan informasi dan memfasilitasi proses pendaftaran bagi para siswa.

Dominasi SMA dan SMK dalam Pendaftaran TKA

Dari total pendaftar, mayoritas berasal dari SMA dan SMK. Rinciannya, lebih dari 206 ribu siswa SMA dan hampir 130 ribu siswa SMK telah mendaftar TKA (206.481 siswa SMA dan 129.655 siswa SMK). Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sekolah Menengah Agama Kristen (SMAgK), Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK), serta peserta didik dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)/Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Sekolah Luar Biasa (SLB). Hal ini menegaskan bahwa TKA terbuka bagi berbagai kalangan pelajar dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Terdapat 68 siswa SMAgK, 13 siswa SMTK, 12 siswa SMAK, 1.223 siswa PKBM/SKB, dan 4 siswa SLB yang ikut mendaftar. Selain itu, 1.962.454 biodata murid telah dikonfirmasi.

Pentingnya Pemilihan Mata Pelajaran yang Tepat

TKA memberikan kesempatan emas bagi peserta untuk memilih mata pelajaran yang paling sesuai dengan minat dan bakat mereka. Data menunjukkan bahwa lebih dari 170 ribu siswa telah menentukan pilihan mata pelajaran pertama, dan lebih dari 153 ribu siswa telah memilih mata pelajaran pilihan kedua. "Pemilihan mata pelajaran ini sangat penting karena dapat membantu siswa untuk fokus pada bidang yang mereka kuasai dan minati," jelas seorang guru bimbingan konseling dari salah satu SMA di Jakarta. Tepatnya, 170.489 murid telah memilih mata pelajaran pilihan 1 dan 153.327 murid telah memilih mata pelajaran pilihan 2.

Sekolah Mandiri Mendominasi Pelaksanaan TKA

Pelaksanaan TKA dapat diselenggarakan secara mandiri oleh sekolah masing-masing atau dengan bergabung (menumpang) di sekolah lain. Berdasarkan data terbaru, mayoritas sekolah, yaitu lebih dari 7.400 sekolah, memilih untuk menyelenggarakan TKA secara mandiri. Sejumlah kecil sekolah, sekitar 48 sekolah, akan menumpang dalam penyelenggaraan TKA. Sejumlah besar lainnya, 43.407 sekolah, belum menentukan status mereka sebagai pelaksana TKA. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan masing-masing sekolah, dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya dan fasilitas yang ada.

Tren Pelaksanaan TKA Daring Semakin Meningkat

Sejalan dengan perkembangan teknologi, TKA dapat dilaksanakan secara daring (online) atau semi daring (kombinasi online dan offline). Data menunjukkan bahwa sebagian besar sekolah, yaitu lebih dari 5.500 sekolah, memilih untuk melaksanakan TKA secara daring. Lebih dari 1.400 sekolah memilih untuk melaksanakan TKA secara semi daring. Sementara itu, 43.815 sekolah belum menentukan moda pelaksanaan TKA. Pilihan moda pelaksanaan ini sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur dan kesiapan teknis masing-masing sekolah. Data yang lebih akurat menunjukkan 5.574 sekolah daring dan 1.467 sekolah semi daring.

Cara Mudah Memantau Statistik Pendaftaran TKA Terbaru

Bagi Anda yang ingin selalu mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan statistik pendaftaran TKA, Kemendikdasmen telah menyediakan akses mudah melalui laman resmi TKA. Berikut langkah-langkahnya:

1. Kunjungi laman resmi TKA Kemendikdasmen di (https://tka.kemendikdasmen.go.id/). 2. Cari dan klik menu "Statistik" yang biasanya terletak di bagian atas atau bawah halaman. Bisa juga dengan scroll ke bawah laman tersebut. 3. Pilih data yang ingin Anda lihat, apakah secara nasional atau per provinsi, sesuai kebutuhan Anda. 4. Data akan disajikan dalam bentuk grafik yang informatif, rekapitulasi pendaftaran TKA, rekapitulasi status sekolah pelaksana TKA, dan rekapitulasi moda pelaksanaan TKA yang dipilih oleh sekolah.

Data statistik ini diperbarui secara berkala, sehingga Anda dapat memperoleh informasi yang akurat dan terkini setiap saat.

Pendaftaran TKA 2025 masih dibuka hingga 5 Oktober 2025! Jangan lewatkan kesempatan emas ini. TKA dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan Anda dalam meraih impian untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jangan tunda lagi, segera daftarkan diri Anda dan persiapkan diri sebaik mungkin! Dengan persiapan yang matang, diharapkan semakin banyak pelajar yang berhasil meraih hasil maksimal dalam TKA dan mewujudkan cita-cita setinggi langit.

Hendra Jaya
Hendra Jaya Saya Hendra Jaya, penulis berita teknologi yang senang berbagi tren digital, inovasi, dan perkembangan dunia startup.