Magang Nasional Makin Banyak Peminat? Ini Kata Menteri!

Table of Contents
Magang Nasional Makin Banyak Peminat? Ini Kata Menteri!


Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memberi sinyal positif terkait dibukanya gelombang baru program Magang Nasional 2025. Hal ini menyusul antusiasme tinggi para lulusan baru pada gelombang pertama.

Peminat Membludak, Gelombang Baru Magang Nasional Segera Dibuka?

Menaker Yassierli mengungkapkan bahwa animo pendaftar Magang Nasional 2025 sungguh luar biasa, bahkan melampaui ekspektasi. Jika tren positif ini terus berlanjut, pemerintah tak menutup kemungkinan membuka gelombang (batch) kedua, atau bahkan ketiga.

"Jika minatnya tetap tinggi, sesuai harapan, kita siap membuka batch ke-2 dan ke-3. Ini bukti nyata bahwa program ini relevan dan dibutuhkan para fresh graduate," ujarnya, seperti dikutip dari Antara, Rabu (8/10/2025).

Untuk gelombang pertama ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka kuota bagi 20.000 lulusan baru. Program ini menjanjikan pengalaman berharga berupa mentoring, sertifikasi kompetensi, hingga gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP).

Lulusan Baru Sambut Antusias Magang Nasional 2025

Data awal menunjukkan antusiasme yang besar dari para lulusan baru terhadap program Magang Nasional 2025. Ribuan pendaftar membanjiri situs pendaftaran dalam beberapa hari terakhir.

Tak hanya dari sisi peserta, partisipasi perusahaan pun menggembirakan. Lebih dari 450 perusahaan telah mendaftarkan diri sebagai penyelenggara program magang, menawarkan sekitar 1.300 posisi magang yang beragam. Lebih dari 6.000 calon pemagang telah menunjukkan minatnya pada posisi-posisi tersebut.

Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Program

Menanggapi tingginya animo terhadap Magang Nasional 2025, pemerintah menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas program ini. Pembukaan gelombang baru menjadi opsi yang sedang dipertimbangkan dengan serius.

Pemerintah juga berupaya memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan dan instansi untuk menyediakan lebih banyak peluang magang bagi para lulusan baru. Tujuannya jelas: memastikan setiap lulusan baru memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja yang berharga dan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.

Apa Saja yang Ditawarkan Program Magang Nasional?

Magang Nasional dirancang sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Program ini memberikan kesempatan bagi para lulusan baru untuk mendapatkan pengalaman kerja praktis di berbagai bidang industri.

Selama program magang, peserta akan mendapatkan bimbingan dan mentoring dari para profesional di bidangnya. Mereka juga akan mendapatkan pelatihan teknis dan non-teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Menariknya lagi, para peserta magang juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional. Sertifikat ini tentu menjadi nilai tambah bagi para lulusan baru dalam mencari pekerjaan.

Siapa Saja yang Bisa Ikut Magang Nasional?

Bagi yang berminat mengikuti program Magang Nasional 2025, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi:

* Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). * Lulusan program Diploma atau Sarjana paling lama 1 (satu) tahun pada saat mendaftar program magang, terhitung sejak tanggal ijazah. * Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Bagaimana Cara Mendaftar Magang Nasional 2025?

Pendaftaran program Magang Nasional 2025 dilakukan secara online melalui platform SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buat akun SIAPkerja di (https://account.kemnaker.go.id/register) dan lakukan registrasi akun dengan melengkapi data pribadi sesuai identitas resmi. 2. Setelah akun aktif, kunjungi laman khusus program magang di (https://maganghub.kemnaker.go.id/). 3. Isi dan lengkapi profil sesuai dengan bidang keahlian dan minat. 4. Jelajahi dan pilih lowongan magang yang tersedia sesuai minat dan kualifikasi. 5. Unggah dokumen pendukung yang diperlukan seperti ijazah, transkrip nilai, dan identitas diri.

Data yang diunggah akan divalidasi oleh tim pelaksana dengan mengacu pada informasi dari kementerian/lembaga terkait untuk memastikan keaslian dan kelayakan data. Peserta yang lolos validasi akan mengikuti proses seleksi yang dilaksanakan langsung oleh perusahaan atau instansi penyelenggara magang.

Pendaftaran gelombang pertama akan ditutup pada tanggal 12 Oktober 2025. Jadi, jangan tunda lagi, segera daftarkan diri dan lengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan!

Hendra Jaya
Hendra Jaya Saya Hendra Jaya, penulis berita teknologi yang senang berbagi tren digital, inovasi, dan perkembangan dunia startup.