Mau Dana Penelitian Rp 52 Juta? UNS Buka Kesempatan untuk Post-Doctoral Researcher 2025!

Table of Contents
Mau Dana Penelitian Rp 52 Juta? UNS Buka Kesempatan untuk Post-Doctoral Researcher 2025!


Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan angin segar bagi para peneliti bergelar doktor (post-doctoral) melalui program Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025. Peluang ini terbuka lebar bagi peneliti dari Indonesia maupun mancanegara.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY). Tujuannya jelas: meningkatkan daya saing riset UNS dan mendongkrak reputasi globalnya, termasuk dalam pemeringkatan bergengsi seperti Times Higher Education (THE) Impact Rankings dan QS World University Rankings.

Riset yang didanai akan berlangsung selama tiga bulan, dari Januari hingga Juni 2026. Kolaborasi dengan peneliti internasional menjadi nilai tambah bagi para peserta.

Tertarik? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Fokus Utama Riset: SDGs dan Kolaborasi Internasional

UNS mengarahkan fokus penelitian pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang dicanangkan PBB. Jadi, proposal yang paling berpotensi didanai adalah yang berkontribusi pada pencapaian SDGs.

"Kami ingin riset yang dihasilkan tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian permasalahan global yang tercakup dalam SDGs," tegas Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., Wakil Rektor Riset dan Inovasi UNS, dalam keterangan resmi yang dirilis Kamis (2/5/2024).

Beberapa SDGs yang menjadi perhatian khusus meliputi:

* SDG 2 (Zero Hunger): Mengakhiri kelaparan dan meningkatkan ketahanan pangan. * SDG 6 (Clean Water and Sanitation): Akses air bersih dan sanitasi yang layak untuk semua. * SDG 8 (Decent Work and Economic Growth): Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan pekerjaan yang layak. * SDG 16 (Peace, Justice & Strong Institutions): Perdamaian, keadilan, dan lembaga yang kuat. * SDG 17 (Partnership for the Goals): Kolaborasi global untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.

Selain itu, program hibah ini juga mendorong peningkatan kolaborasi riset internasional. UNS percaya bahwa jaringan riset global akan meningkatkan kualitas dan dampak penelitian.

"Kolaborasi internasional memungkinkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman, serta membuka peluang untuk menghasilkan riset yang lebih inovatif dan relevan secara global," imbuh Prof. Yunus.

Untuk mendukung hal ini, program hibah menyediakan fasilitas khusus bagi peneliti asing, termasuk biaya transportasi dan pengurusan visa.

Rincian Dana dan Fasilitas Hibah

Para peneliti yang terpilih akan menerima dukungan finansial dan fasilitas yang memadai:

* Dana penelitian utama: Rp 52 juta untuk menunjang pengumpulan data, analisis, publikasi, dan diseminasi hasil riset. * Pembiayaan gaji peneliti post-doctoral: Rp 30 juta selama tiga bulan, sebagai insentif agar peneliti fokus pada riset tanpa masalah finansial. * Fasilitas pendukung: Ruangan kerja, akses ke perpustakaan dan basis data ilmiah, serta dukungan teknis dari staf UNS. Peneliti dari luar negeri juga akan dibantu dalam pengurusan administrasi seperti visa dan izin tinggal.

Syarat Pendaftaran: Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi calon peserta:

* Terbuka untuk peneliti dari dalam dan luar negeri. * Telah menyelesaikan studi doktoral (S3) setelah 1 Januari 2020 (dibuktikan dengan salinan ijazah). * Memiliki rekam jejak penelitian dan minimal satu artikel di jurnal internasional bereputasi (lampirkan proposal dan tangkapan layar artikel dari database Scopus). * Membuat proposal penelitian dan surat pernyataan kesediaan penelitian. * Jika sudah memiliki institusi asal, lampirkan surat izin dari institusi tersebut. * Artikel wajib mencantumkan kata kunci "SDGs" serta kata-kata kunci relevan dengan salah satu SDG yang menjadi target utama. * Setiap luaran publikasi ilmiah wajib mencantumkan ucapan terima kasih (acknowledgement) kepada LPDP, dengan format berikut: This research is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No. ##/##/##.##.##/2025).

Dokumen yang dibutuhkan antara lain:

* Proposal penelitian. * Surat pernyataan kesediaan penelitian. * Surat izin dari institusi asal (jika ada).

Bagaimana Cara Mengajukan Proposal?

Pengajuan proposal dilakukan secara online melalui sistem IRIS1103 UNS.

1. Isi data yang meliputi judul penelitian, identitas pengusul, dan target luaran di laman IRIS1103. 2. Tulis usulan penelitian dalam template substansi penelitian (Arial, ukuran 11, spasi 1,5). Substansi proposal meliputi ringkasan (maksimal 500 kata), latar belakang (maksimal 700 kata), tinjauan pustaka (maksimal 1.000 kata), metode (maksimal 600 kata), jadwal, dan daftar pustaka. 3. Isi Rencana Anggaran dan Biaya melalui sistem IRIS1103, kemudian diunduh dalam format PDF. 4. Curriculum Vitae (CV) di-generate dari data yang ada di IRIS1103 dan dapat diunduh dari laman IRIS1103 dalam format PDF. 5. Susun proposal menjadi satu file PDF dengan urutan:

* Bagian depan proposal (Cover, identitas pengusul, target luaran, ringkasan penggunaan anggaran) * Substansi proposal * Lampiran, meliputi: * Halaman pengesahan kegiatan oleh ketua program studi dan dekan * Rincian penggunaan anggaran * Curriculum vitae pengusul * Surat pernyataan dari calon post-doctoral researcher * Curriculum vitae dari post-doctoral researcher * Salinan paspor bagi post-doctoral researcher luar negeri atau KTP bagi yang berasal dari dalam negeri * Salinan ijazah * Surat pernyataan tidak menerima pendanaan ganda * Rancangan kegiatan post-doctoral researcher selama di UNS * Bukti korespondensi dengan calon post-doctoral researcher yang menyatakan kesediaannya berada di UNS selama kegiatan * Lampiran lain yang relevan (bukti publikasi, surat izin atasan, dll). 6. Unggah file proposal ke laman IRIS1103.

Catat Tanggal Pentingnya!

* Pendaftaran dan Seleksi Proposal: 6 Oktober - 14 November 2025 melalui sistem IRIS1103 UNS. * Pengumuman Proposal yang Diterima: Akhir November 2025. * Pelaksanaan Kegiatan: Desember 2025 - Juni 2026. * Pelaporan Kegiatan dan Penggunaan Anggaran: Maksimal 20 Juli 2026.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengembangkan riset yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat!

Hendra Jaya
Hendra Jaya Saya Hendra Jaya, penulis berita teknologi yang senang berbagi tren digital, inovasi, dan perkembangan dunia startup.