McTominay, Akhir Era Anak Emas?
Sorotan tajam kini mengarah pada Scott McTominay, gelandang andalan Napoli yang musim lalu berjasa besar mengantarkan tim meraih Scudetto. Penampilan yang kurang memuaskan di awal musim 2025/26 menimbulkan pertanyaan, apakah masa keemasan pemain asal Skotlandia ini telah usai?
Performa McTominay yang Jadi Perhatian
Awal Musim 2025/26 yang Kurang Mengesankan
Sempat menjadi buah bibir di Serie A setelah kepindahannya dari Manchester United, McTominay tampil gemilang musim lalu dengan torehan 12 gol dan 6 assist. Kontribusi tersebut berperan krusial dalam kesuksesan Napoli meraih gelar juara. Namun, performa di awal musim 2025/26 menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Meski sudah menyumbangkan satu gol dan satu assist dalam enam pertandingan liga, kontribusinya dinilai belum sepadan dengan ekspektasi. Penurunan performa ini memicu spekulasi, mulai dari masalah adaptasi hingga perubahan taktik tim.
Data statistik awal musim mencatat penurunan akurasi passing McTominay sekitar 7%, dan jumlah tekel suksesnya juga berkurang. Selain itu, sang gelandang tampak kurang agresif dalam perebutan bola di lini tengah, padahal ini adalah salah satu atribut yang menjadi kekuatannya musim lalu. "Kami perlu mencari tahu apa yang terjadi dengan Scott. Dia pemain penting, dan kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan performanya," ungkap seorang staf pelatih yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pengaruh Perubahan Posisi di Bawah Conte?
Salah satu faktor yang disinyalir berkontribusi pada penurunan performa McTominay adalah perubahan posisi yang diinstruksikan oleh pelatih Antonio Conte. Kedatangan Kevin De Bruyne membuat Conte melakukan penyesuaian taktik, yang berimbas pada penempatan McTominay di posisi sayap kiri dalam beberapa pertandingan. Posisi ini, yang bukan posisi naturalnya, dinilai kurang ideal bagi gaya bermain McTominay.
Perubahan posisi ini disinyalir menghambat McTominay dalam memaksimalkan kemampuannya, terutama dalam membaca permainan dan melakukan tekel krusial di lini tengah. Sementara itu, De Bruyne diharapkan dapat mengisi peran gelandang tengah dengan visi dan umpan-umpan akuratnya. Meski demikian, perubahan ini tampaknya belum memberikan dampak positif signifikan bagi performa tim secara keseluruhan, terutama mengingat performa McTominay yang menurun.
Penjelasan Antonio Conte Terkait Performa Anak Asuhnya
Status McTominay di Mata Lawan Telah Berubah
Antonio Conte, pelatih Napoli, memiliki pandangan tersendiri mengenai performa McTominay yang menurun. Menurutnya, status McTominay sebagai pemain kunci telah berubah di mata lawan. Jika musim lalu McTominay datang sebagai pemain yang kurang diperhitungkan, kini ia menjadi target utama yang harus dimatikan.
"Sederhana saja, statusnya sekarang sudah berbeda," kata Conte dalam konferensi pers usai pertandingan terakhir. "Musim lalu, dia adalah salah satu pemain terbaik di liga. Dia datang ke sini sebagai underdog dengan sesuatu untuk dibuktikan. Sekarang, statusnya berbeda, dan perhatian yang dia terima, bahkan dari lawan yang bersiap menghadapinya, sepenuhnya berbeda. Sesederhana itu."
Conte menambahkan bahwa lawan-lawan Napoli kini lebih waspada terhadap McTominay dan melakukan penyesuaian taktik untuk membatasi pergerakannya. "Musim lalu, dia beradaptasi dengan semuanya, bermain dengan dua striker, formasi 4-3-3. Sekarang, lawan-lawan melihatnya secara berbeda, dan wajar saja mereka membuat penyesuaian taktik untuk membatasinya," jelas Conte.
Strategi Lawan untuk Merantai McTominay
Perubahan taktik yang dilakukan lawan untuk membatasi McTominay terlihat dari beberapa aspek. Pertama, lawan cenderung menempatkan pemain khusus yang bertugas menjaga McTominay secara ketat, membatasi ruang geraknya, dan mencegahnya menerima bola dengan leluasa. Kedua, lawan sering bermain lebih defensif dan melakukan pressing ketat di area tengah lapangan, sehingga McTominay kesulitan mengembangkan permainannya. Ketiga, lawan mencoba mengeksploitasi kelemahan McTominay di posisi sayap kiri, dengan mengirimkan umpan silang ke area tersebut.
Menghadapi tantangan ini, Conte menekankan bahwa McTominay perlu beradaptasi dan mengembangkan kemampuan baru. "Dia harus menemukan cara untuk mengatasi perhatian ekstra yang dia terima dari lawan," kata Conte. "Dia perlu lebih kreatif dalam bergerak tanpa bola, lebih cepat dalam mengambil keputusan, dan lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada."
Sementara itu, analis sepak bola Marco Rossi berpendapat bahwa Conte juga perlu melakukan penyesuaian taktik untuk membantu McTominay. "Conte perlu menemukan cara untuk membebaskan McTominay dari tekanan lawan," ujar Rossi. "Mungkin dengan mengubah formasi, memberikan peran yang berbeda, atau bahkan memberinya waktu istirahat untuk memulihkan mentalnya."
Masa depan McTominay di Napoli kini menjadi tanda tanya besar. Mampukah ia mengatasi tantangan ini dan kembali ke performa terbaiknya? Ataukah performanya yang meredup menandakan akhir dari era kejayaannya? Waktu akan menjawabnya. Yang jelas, McTominay, Conte, dan seluruh tim Napoli harus bekerja keras untuk menemukan solusi agar pemain asal Skotlandia ini kembali menjadi kekuatan yang menakutkan di lini tengah. Dengan semakin dekatnya bursa transfer musim dingin, spekulasi mengenai kemungkinan transfer McTominay juga mulai bermunculan. Namun, Conte menegaskan bahwa ia masih percaya pada kemampuan McTominay dan akan terus memberikan kesempatan kepadanya untuk membuktikan diri. "Dia adalah bagian penting dari tim ini, dan saya yakin dia akan kembali," pungkas Conte.