Rahasia Ilmuwan UGM untuk Anak Muda yang Bingung Pilih Jurusan Kuliah

Table of Contents
Rahasia Ilmuwan UGM untuk Anak Muda yang Bingung Pilih Jurusan Kuliah


Memilih jurusan kuliah adalah momen penting yang seringkali membingungkan bagi siswa SMA. Eka Noviana, seorang ilmuwan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), berbagi tips berharga agar calon mahasiswa tidak salah pilih jurusan. Apa saja yang perlu diperhatikan?

Menggali Minat dan Membandingkan Jurusan

Menurut Eka Noviana, langkah pertama adalah mengenali minat dan bakat diri sendiri. "Penting untuk mengenali apa yang benar-benar kita sukai dan kuasai," ujarnya saat ditemui dalam acara "Blusukan: Mengunjungi Dosen Inspiratif" di Fakultas Farmasi UGM, Sabtu (11/10/2025). Acara ini merupakan kolaborasi antara ParagonCorp dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Eka menyarankan calon mahasiswa untuk aktif bertanya kepada mereka yang sudah berpengalaman di bidang yang diminati. Mendengarkan pengalaman orang lain bisa memberikan gambaran lebih jelas tentang perkuliahan dan prospek karir. "Jangan malu untuk mencari tahu seluk beluk jurusan tersebut, baik dari senior, dosen, maupun profesional di bidangnya," tambahnya.

Selain itu, membandingkan antar jurusan juga penting. Calon mahasiswa perlu mencari tahu detail mata kuliah, prospek kerja, dan kebutuhan industri di masa depan. "Kita bisa membandingkan, misalnya bekerja di bidang A membutuhkan keterampilan apa, apakah itu menarik bagi kita?" jelasnya. Dengan perbandingan yang cermat, keputusan yang diambil diharapkan lebih matang.

Tips untuk Calon Mahasiswa STEM

Eka memberikan tips khusus bagi yang tertarik dengan bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM). Ia mengingatkan bahwa bidang ini penuh tantangan dan eksperimen. "Di bidang STEM, akan selalu ada percobaan dan kemungkinan gagal itu besar. Tapi jangan khawatir, kegagalan adalah bagian dari proses belajar," tegasnya.

Kegagalan harus dilihat sebagai kesempatan untuk belajar. Setiap kesalahan memberikan pelajaran berharga tentang apa yang seharusnya tidak dilakukan. "Kita belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama," ungkap Eka. Ia juga mengingatkan untuk menikmati prosesnya, meskipun terkadang terasa melelahkan.

"Nikmati saja prosesnya. Kalau capek, istirahat. Jangan dipaksakan," pesan Eka. Ia menambahkan bahwa tujuan utama belajar di bidang STEM adalah memberikan manfaat bagi masyarakat. "Tujuan kita mulia, yaitu mengembangkan sesuatu yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Jadi, nikmati saja prosesnya, termasuk kegagalan, karena itu adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan."

Persiapan Masuk Farmasi: Gambaran dan Semangat

Secara khusus, Eka memberikan panduan bagi calon mahasiswa yang ingin masuk Farmasi. Persiapan yang matang sangat penting sebelum memilih jurusan ini. "Sebelum mendaftar Farmasi, cari tahu dulu apa saja kesempatan kerja yang ada di bidang ini. Apakah itu sesuai dengan passion dan minat Anda?" tanyanya.

Eka menyarankan calon mahasiswa mencari informasi sebanyak mungkin tentang kurikulum, mata kuliah, dan prospek karir di bidang Farmasi melalui internet, buku, jurnal, atau bertanya langsung kepada mahasiswa atau alumni Farmasi. "Dengan memiliki gambaran yang jelas tentang jurusan Farmasi, Anda akan lebih siap dan termotivasi untuk belajar," ujarnya.

Bidang Farmasi tidak hanya terbatas pada pekerjaan di apotek. Lulusan Farmasi memiliki peluang karir yang luas, mulai dari industri farmasi, penelitian dan pengembangan obat, hingga sektor kesehatan masyarakat. "Farmasi adalah bidang yang dinamis dan terus berkembang. Selalu ada peluang baru untuk belajar dan berinovasi," pungkasnya.

Hendra Jaya
Hendra Jaya Saya Hendra Jaya, penulis berita teknologi yang senang berbagi tren digital, inovasi, dan perkembangan dunia startup.